Rabu, 02 November 2016

Puisi - Sebelum Surya

SEBELUM SURYA

Langit gelap nampak biru
Hembusan angin menyentuh tulang
Mata sepat hati kelabu
Melawan kantuk semangat juang

Raga lemas tak beri untung
Berat hati paksakan tubuh
Tatap waktu diam termenung
Rasakan beban tak lagi utuh

Dingin air getarkan jiwa
Basuh muka beri ketenangan
Nikmat meresap sejuk terbawa
Mulai nampak indahnya angan

Buka pintu sambut harapan
Sepi tanpa ada sambutan
Tanah basah ulah hujan
Jejaki jalan tengah persawahan

Jarum waktu pukul empat
Sebelum surya terang bulan
Hati tenang merasa sempat
Dapati kereta awal pemberangkatan

Warga stasiun terlihat sayu
Hadapi ego hati mengalah
Satu anak tampak kemayu
Hibur hati yang mulai kalah

Terdengar suara memecah hening
Lihat sorot lampu kereta
Jantung berdegup raga bergeming
Hadapi hari penuh cinta

Pintu terbuka seru di dalam
Mata penumpang diam terpejam
Berharap hari tak jadi kelam
Sampai datang waktu malam

Karya: Idris Saripudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar