SEBELUM SURYA
Langit gelap nampak biru
Hembusan angin menyentuh tulang
Mata sepat hati kelabu
Melawan kantuk semangat juang
Raga lemas tak beri untung
Berat hati paksakan tubuh
Tatap waktu diam termenung
Rasakan beban tak lagi utuh
Dingin air getarkan jiwa
Basuh muka beri ketenangan
Nikmat meresap sejuk terbawa
Mulai nampak indahnya angan
Buka pintu sambut harapan
Sepi tanpa ada sambutan
Tanah basah ulah hujan
Jejaki jalan tengah persawahan
Jarum waktu pukul empat
Sebelum surya terang bulan
Hati tenang merasa sempat
Dapati kereta awal pemberangkatan
Warga stasiun terlihat sayu
Hadapi ego hati mengalah
Satu anak tampak kemayu
Hibur hati yang mulai kalah
Terdengar suara memecah hening
Lihat sorot lampu kereta
Jantung berdegup raga bergeming
Hadapi hari penuh cinta
Pintu terbuka seru di dalam
Mata penumpang diam terpejam
Berharap hari tak jadi kelam
Sampai datang waktu malam
Karya: Idris Saripudin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar