Selasa, 07 Maret 2017

Puisi - Paradoks


PARADOKS

Datang hanya menumpang..
Singgah dan tenang..
Bukan untuk menyerang..
Apalagi mengharap menang..

Menang sama halnya keberuntungan..
Kalah bukan berarti kutukan..
Usaha sangat diperlukan..
Tapi niat dan tekad yang menentukan..

Kecocokan hanya soal persepsi..
Beda bukan berarti salah..
Salah bukan berarti buruk..
Dan buruk bukan berarti hina..

Diam bentuk lain pertahanan..
Bertahan bukan berarti takut..
Bukan pula berarti lemah..
Apalagi Ketidakberdayaan..

Klarifikasi hanya bagian resolusi..
Bukan bentuk citra diri..
Bukan untuk membela diri..
Apalagi deskripsi tinggi hati..

Melupakan hanya mengalihkan..
Bukan berarti menghilangkan..
Bukan pula menghapuskan..
Apalagi melenyapkan..

Ingatan hanya panggilan..
Pengulangan akan kenangan..
Ingat bukan berarti tepat..
Karena butuh perhitungan akurat..

Skeptis bukan konotasi negatif..
Karena arti bersifat relatif..
Multidimensi paradigmatik..
MATERIALISTIK atau IDEALISTIK..

Paradoks seperti warna..
Cukup dirasa cerna dimakna..


Karya: Idris Saripudin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar